Hari sibuk dimulai sekitar dua minggu yang lalu. Iya. Baru banget...
Di sekolahku dulunya ada program kelas akselerasi, dan karena suatu sebab yang aku nggak terlalu peduli apa, program itu diberhentikan. Dan, sebagai gantinya, dibuatlah program kelas unggulan, yang dimulai sejak aku masuk. Alhamdulillah, aku masuk di kelas itu.
Terus?
Yaaaah, pokoknya kelahiran program kelas unggulan itu kembar sama lahirnya program jam pelajaran tambahan. Biasanya jam pelajaran tambahan kan buat kelas duabelas yang mau ujian nasional kan ya, tapi khusus kelasku, programnya dimulai dari hitungan ke tiga. Satu... dua... tiga...
Okay aku absurd
Gitu doang? Sibuknya bagian mana?
Bagian sini... kan itu jam pelajaran tambahannya setiap hari (Iya, Jumat Sabtu juga), naaah... kembaran sama itu juga... Casello English Organization (CEO) juga melakukan rombak sistem dan kepengurusan. Semua ditata ulang dari awal. Aku dikasih amanat jadi Daily Staff. Daily Staff itu tugasnya kayak manager (eh, iya nggak sih?). Jadi setiap ada pertemun de el el, aku yang ngurusin tempat, waktu, de el el. Aku yang ngurusin dan mastiin semuanya beres. Koordinasi sama PR. Begitu begitulah.
Capek? Dikit...
Sok kuat, tadi awalnya bilang sibuk....
Ya memang sibuk. Tapi kalau dinikmati kan enggak kerasa capeknya.
Semenjak tahun baru kemarin, aku punya resolusi. Aku belum yakin apa tepatnya arti resolusi, tapi kayaknya daftar yang aku bikin kemarin itu namanya resolusi.
Daftar yang aku buat kemarin, berisi hal-hal yang ingin aku lakukan sepanjang tahun ini. Target-target, gitulah. Dan... kali ini aku berusaha serius buat mencapai semua target itu.
Biar hidupku ada manfaatnya, jadi manusia yang lebih maju. Mumpung masih muda dan fisik masih kuat. Lagu-lagu dari One Direction yang album Four juga sedikit banyak bikin aku mulai memikirkan hari depan, waktu aku udah tua dan udah nggak sekuat sekarang (enggak yakin kenapa).
Dan lagi, kita kan nggak tau kapan malaikat Izrail njemput. Bisa aja besok pagi.
Kadang memang capek, males, sebel. Tapi... kalau niat kita lurus dan tujuan kita bener, insyaallah kita dikasih kekuatan.
Kalau cara yang kupakai sekarang sih, target-target itu aku tulis di kertas. Kalau lagi lemes, males, capek... baca lagi deh.
Bismillah, yuk mulai bareng-bareng jadi lebih baik...
Bersama kesulitan ada kemudahan.
Dan bersama kesukaran ada kelapangan.
(QS Al Insyiroh :6)
Di sekolahku dulunya ada program kelas akselerasi, dan karena suatu sebab yang aku nggak terlalu peduli apa, program itu diberhentikan. Dan, sebagai gantinya, dibuatlah program kelas unggulan, yang dimulai sejak aku masuk. Alhamdulillah, aku masuk di kelas itu.
Terus?
Yaaaah, pokoknya kelahiran program kelas unggulan itu kembar sama lahirnya program jam pelajaran tambahan. Biasanya jam pelajaran tambahan kan buat kelas duabelas yang mau ujian nasional kan ya, tapi khusus kelasku, programnya dimulai dari hitungan ke tiga. Satu... dua... tiga...
Okay aku absurd
Gitu doang? Sibuknya bagian mana?
Bagian sini... kan itu jam pelajaran tambahannya setiap hari (Iya, Jumat Sabtu juga), naaah... kembaran sama itu juga... Casello English Organization (CEO) juga melakukan rombak sistem dan kepengurusan. Semua ditata ulang dari awal. Aku dikasih amanat jadi Daily Staff. Daily Staff itu tugasnya kayak manager (eh, iya nggak sih?). Jadi setiap ada pertemun de el el, aku yang ngurusin tempat, waktu, de el el. Aku yang ngurusin dan mastiin semuanya beres. Koordinasi sama PR. Begitu begitulah.
Capek? Dikit...
Sok kuat, tadi awalnya bilang sibuk....
Ya memang sibuk. Tapi kalau dinikmati kan enggak kerasa capeknya.
Semenjak tahun baru kemarin, aku punya resolusi. Aku belum yakin apa tepatnya arti resolusi, tapi kayaknya daftar yang aku bikin kemarin itu namanya resolusi.
Daftar yang aku buat kemarin, berisi hal-hal yang ingin aku lakukan sepanjang tahun ini. Target-target, gitulah. Dan... kali ini aku berusaha serius buat mencapai semua target itu.
Biar hidupku ada manfaatnya, jadi manusia yang lebih maju. Mumpung masih muda dan fisik masih kuat. Lagu-lagu dari One Direction yang album Four juga sedikit banyak bikin aku mulai memikirkan hari depan, waktu aku udah tua dan udah nggak sekuat sekarang (enggak yakin kenapa).
Dan lagi, kita kan nggak tau kapan malaikat Izrail njemput. Bisa aja besok pagi.
Kadang memang capek, males, sebel. Tapi... kalau niat kita lurus dan tujuan kita bener, insyaallah kita dikasih kekuatan.
Kalau cara yang kupakai sekarang sih, target-target itu aku tulis di kertas. Kalau lagi lemes, males, capek... baca lagi deh.
Bismillah, yuk mulai bareng-bareng jadi lebih baik...
Bersama kesulitan ada kemudahan.
Dan bersama kesukaran ada kelapangan.
(QS Al Insyiroh :6)
Komentar
Posting Komentar