Langsung ke konten utama

Birthday(s)

12 April 2015, salah satu sahabatku yang paling cungkirng berulangtahun (hehe).
Aku dan sahabatku yang lain, Ari, bekerja sama untuk menyiapkan surprise party untuknya. Just a simple surprise party. Awalnya kami beli kado bareng-bareng, lalu aku punya ide lain.
Zulfa Nur Arifah adalah seorang cewek cungkring kerempeng yang baik hati tidak sombong serta rajin menabung dan punya stock telinga yang banyak untuk mendengarkan curhat banyak orang, punya hati yang besar untuk menampung tekad, punya dua mata yang bisa melihat lebih baik dari kebanyakan orang lain, melihat kebohongan orang-orang di sekitarnya, mendeteksi perasaan yang sebenarnya dirasa.
Jadi menurutku, orang seperti itu pantas untuk dihadiahi sesuatu yang spesial. Special treatment for special person, right? Karena itulah, aku punya ide untuk membuat sesuatu yang spesial untuknya.

#weloveyouZulfa adalah ide yang muncul di kepalaku saat itu. Aku ingin menunjukkan kepada Zulfa, bahwa disayangi oleh siapapun bahkan oleh orang yang belum kita kenal, bukanlah hal yang mustahil. Aku ingin menunjukkan kepadanya, bahwa di dunia ini, banyak rasa cinta untuknya yang belum dia lihat, belum dia sadari.
Jadi aku meminta bantuan Ari dan banyak orang baik lain untuk memulai project ini. Sederhana saja, aku menjelaskan secara singkat kepada orang-orang yang kutemui di sekolah, siapa itu Zulfa, seperti apa orangnya, dan mengapa aku membuat project ini. Lalu aku meminta mereka untuk memegangi sebuah kertas bertuliskan #weloveyouZulfa dan kemudian aku memfoto mereka.
Banyak yang berpartisipasi dalam project ini. Teman-teman di sekolahku dan sekolah Ari terutama. Aku yakin mereka belum mengenal Zulfa sama sekali. Namun, ketika aku melihat hasil fotonya, justru yang tampak di ekspresi mereka adalah ketulusan, bahwa mereka ingin berpartisipasi dalam project ini.
Oh, iya. Tidak lupa, aku juga mengirim sepupu Zulfa, Mas Taufiq, sebagai agen untuk 'mencuri' foto-foto masa kecil Zulfa dari rumahnya.
Setelah material terkumpul, aku mulai menyusun foto-foto itu menjadi sebuah video sederhana, ditambah beberapa caption dan lagu yang cocok.
Aku sempat merasa aneh sendiri ketika di tengah-tengah proses pembuatan video itu, aku menangis. Entah sebabnya apa. Mungkin aku hanya begitu ingin menunjukkan kepada Zulfa, bahwa masih banyak cinta yang bisa didapatkannya. Bahwa sumber cinta itu tidak ada batasnya.
Akhirnya, jadilah video ini => #weloveyouZulfa

Kembali ke hari H ketika kami melaksanakan rencana surprise party. Aku dan Ari datang ke rumah Zulfa ketika Zulfa sedang pergi. Kami bekerjasama dengan Mas Taufiq, Nisa (tetangga Zulfa), dan Nita (adik Zulfa). Kami menyusun rencana untuk mengejutkan Zulfa. Kebetulan saat itu ayah dan ibu Zulfa sedang tidak di rumah. Kami jadi leluasa merancang 'arena penjebakan'.
Kami sempat panik karena setelah sekitar 3 jam menunggu, Zulfa belum juga pulang. Saat itu, kami merancang keadaan seolah rumah Zulfa kosong. Kami bersembunyi di salah satu ruangan di rumah itu.
Ketika akhirnya Zulfa terlihat di halaman rumahnya, kami segera bersiap-siap, menyalakan lilin, dsb. dsb.
Tepat ketika Zulfa membuka pintu, kami menyambutnya dengan kue ulangtahun berhiaskan gambar Harry Styles (haha) dan lilin berangka 16, sesuai usianya. Zulfa tampak terkejut, lalu tertawa.
Melihat ekspresi itu, tak ternilai harganya.
Akhirnya Zulfa meniup lilinnya dan membagi kue ulangtahunnya.
Hari yang luarbiasa, seperti hari-hari lain ketika kami bersama.

13 April 2013, ayahku juga berulangtahun.
Sosok ayah yang menurutku, tegar, kuat, luarbiasa, penuh cinta, tegas, keras dan lembut secara bersamaan.
Sosok yang tidak ada gantinya.
Ayahku adalah orang yang membimbingku untuk selalu lebih maju, menghiburku setiap kali aku merasa sedih. Terkadang, ayah bisa menjadi lebih lembut daripada ibuku, namun defaultnya adalah sosok yang keras dan tegas.
Ayahku adalah sosok yang punya hati sedalam entah apa, karena aku belum pernah melihat dasarnya. Yang kutahu, Ayahku punya cinta yang berlimpah, kesabaran yang luarbiasa, tekad yang tak ada habisnya. Jika aku menikah suatu hari nanti, aku ingin dicintai seseorang seperti ibuku dicintai ayahku.
Semoga di usia beliau yang ke... berapa? aku tidak ingat, beliau seperti berhenti menua, ayah selalu diberikan kesehatan, umur yang bermanfaat, ketabahan hati, tambahan rejeki yang barokah, kemudahan, kelancaran, kebahagiaan...
Semoga aku bisa membahagiakan beliau suatu hari nanti. Insyaallah. Aamiin.
#weloveyouZulfa project
The Agents :D

Happy Birthday Zulf!


-drap-

Komentar

  1. Karena kita tidak akan tahu kapan dan bagaimana cinta itu terbentuk. Bahkan berhenti. Yang harus kita ketahui adalah bagaimana kita menjaga cinta yang ada dan membuatnya lebih indah dari sebelumnya. Karena bahagia itu sederhana. Cinta itu mudah. Berbagi dan saling menyayangi 😊

    BalasHapus
  2. Yeheeee Coreeet. wkwkw. Bantu share videonya ben kondang. haahaa

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

why birthdays are sad

  Hari ulangtahun adalah hari yang secara umum dianggap sebagai hari bahagia . Sebagian orang mungkin menganggap ulangtahun sebagai hari biasa , tidak ada yang perlu dirayakan . Keduanya valid, kita semua punya alasan ( ataupun tidak ). Kita mungkin sudah sering mendengar kedua hal tersebut , orang yang menganggap hari ulangtahun sebagai hari spesial dan orang yang biasa saja . Namun , taukah kamu beberapa orang justru sedih atau sendu pada hari ulangtahunnya ?   Sebagian orang menyebut fenomena ini sebagai birthday blues , sebagian yang lain menyebutnya sebagai birthday depression . M ungkin ad a banya k nam a dan sebuta n lain untu k fenom en a in i . Jau h sebelu m ak u mula i mencar i tah u mengena i ha l in i , ak u suda h serin g bertanya-tany a kepad a dirik u sendir i , mengap a serin g kali ak u meras a send u , sedi h , gunda h , gala u , meran a pada har i ulang tahunk u ? Peras...

About November

Ketika aku menulis ini, di luar sedang hujan. Aku sedang mengambil jeda sejenak di antara jadwal belajarku untuk mempersiapkan UTS semester 7. UTS kali ini, aku belajar lebih banyak, karena lebih banyak ketertinggalan yang kumiliki. Meski semester lalu sudah menjalani rutinitas yang kurang lebih sama, belajar di rumah dalam artian yang sebenarnya, namun semester ini banyak hal yang berbeda. Tidak ada lagi hitung-hitungan memusingkan kepala, yang ada adalah materi yang menuntut ketenangan dan kejernihan pemahaman. Sambil menulis ini, selain ditemani deru deras hujan, playlist Spotify berjudul    it's raining and you're looking at the window at 2 am   meminjamiku tambahan nuansa sendu. Untuk pertamakalinya dalam empat tahun, aku menikmati November di rumah. November tidak dikenal sebagai bulan apa-apa bagi sebagian orang, kecuali kawan-kawan kampus yang mungkin mengasosiasikan November dengan UTS. Namun bagiku, November tentu saja bulan yang tidak biasa. Aku tidak se...

Will You Miss Me?

Bakal kangen aku ra? Will you miss me? Beberapa dari teman-temanku menerima pesan semacam itu dariku malam itu. Aku mengirim pesan itu kepada 54 kontak whatsapp. Tidak semuanya terkirim, beberapa sudah berganti nomor dan alhasil pesan itu tidak sampai. Tapi Alhamdulillah 95% sampai. Beberapa langsung menjawab, beberapa bertanya ‘ngopo e Put?’ Jadi, kenapa? Diawali percakapan dengan salah seorang teman (Jamil, haha), kami membicarakan tentang satu kalimat pendek. ‘People change’. Kami membahas beberapa teori khas remaja (haha) seperti bahwa ‘semua orang berubah, hanya saja ketika seseorang berubah dan seorang yang lain berubah, perubahan mereka bisa menuju ke arah yang sama dan cocok atau menuju arah yang berlawanan yang membuat mereka merasa tidak menyukai satu sama lain’. Selain itu juga teori bahwa ‘seseorang selalu berubah menjadi seseorang yang dia bilang tidak akan jadi seperti itu’. Apaan sih, hehe. Lalu aku mulai bertanya-tanya, ‘Aku juga berubah don...