Selamat tahun baru 2020!
Kenapa ya manusia tuh
suka banget membagi-bagi waktu menjadi periode-periode, seperti jam, hari,
tahun?
Malam tahun baru kemarin,
aku di rumah sama Bundo. Agak gerimis dari sore, makanya kami nggak ke
mana-mana. Selain itu, pagi sampai siangnya kami udah jalan-jalan ke Gunung
Gajah sama Gua Seplawan. Pemandangannya bagus banget Gunung Gajah, naiknya
lumayan bikin capek juga karena lumayan tinggi dan terik. Waktu itu nggak
begitu rame, pas bareng kami naik cuma ada satu dua keluarga sama dua orang
pacaran. Kalau di Gua Seplawan lebih rame lagi, ada beberapa rombongan pake bus
kecil. Aku sama Bundo nggak masuk terlalu jauh ke guanya karena licin dan
gelap, cuma di pintu masuk terus belok ke jalur keluarnya aja.
Sorenya kami udah capek.
Sebenernya Bundo punya rencana buat pergi sama temen-temennya tapi karena
gerimis jadi di rumah aja. Kami berdua cuma nonton TV sampai jam 9. Setelah
itu, ternyata di tetangga ada yang bakar-bakar, jadi Bundo gabung ke situ.
Karena lagi seru baca Wuthering Heights,
aku nggak gabung dan di rumah aja.
Seru banget ya, haha.
Aku udah mikirin resolusi
buat 2020 walaupun setelah baca buku The
Art of Thinking Clearly agak ragu kalau resolusi bakal bermanfaat sama
sekali. Tapi nggak apa-apa, deh. Ini resolusiku buat 2020
- Olahraga rutin. Awal tahun lalu aku sempat banyak olahraga karena waktu itu lagi diet. Sebenernya udah nemu polanya biar bisa rutin, tapi karena tujuannya cuma buat diet, jadi pas diet udah selesai olahraganya juga nggak semangat. Untuk tahun 2020 aku mau olahraga buat menjaga kesehatan dan kebugaran!
- Makan lebih sehat. Sehat di sini dalam artian menunya lengkap dan seimbang. Memang agak susah buat menerapkan ini karena kalau beli sayur di warung makan sekitar kos jarang banget ada sayuran hijau. Maka dari itu, akhir tahun lalu aku menyiasatinya dengan beli sayur mentah dan dimasak sederhana (biasanya direbus sebentar) kalau nggak bisa beli sayur matang.
- Menurunkan berat badan. Iya, walaupun tahun lalu sudah turun lumayan banyak dan dari BMInya pun masih normal, tapi aku masih merasa butuh nurunin beberapa kilogram lagi. Bedanya, tahun ini aku akan lebih santai dan nggak restricting.
- Membaca lebih banyak buku yang lebih beragam. Sejak dua tahun lalu aku pasang target minimal buku yang mau kubaca dalam setahun. Alhamdulillah, selalu tercapai dan enggak merasa keberatan. Tahun ini aku pasang target jauh lebih banyak. Selain secara kuantitas, aku mau meningkatkan kualitas bacaanku juga. Aku masih akan baca novel, tapi aku juga akan mulai memperbanya bacak nonfiksi. Secara kuantitas, tahun ini aku menargetkan 25 buku.
- Merutinkan ibadah sunah. Sampai saat ini, aku masih stuck di berusaha merutinkan salat dhuha. 2020 aku ingin mulai nambah ke ibadah sunah lain seperti salat rawatib.
- Skincare. Baiklah, keinginan ini muncul setelah entah bagaimana aku ketemu post di Pinterest tentang skincare untuk remaja. Padahal aku sudah bukan remaja lagi. Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, ya? Aku mau mulai dengan merutinkan cuci muka sebelum tidur dan maskeran setiap minggu.
- Mengelola emosi. 2018 jadi tahun aku banyak bersedih. 2019 aku merasa aku terlalu mudah marah. 2020 aku berusaha mengendalikan emosi-emosi itu. Aku akan mulai dengan tidak langsung bereaksi terhadap sesuatu, lebih sering memikirkan apa yang akan kukatakan dan kulakukan agar tidak menyesal. Aku juga nggak akan ragu-ragu lagi untuk minta maaf kalau enggak sengaja kelepasan melakukan kesalahan.
Itu
dulu sepertinya. Aku yakin sambil jalan aka nada resolusi baru yang muncul. I welcome them all. Semoga resolusi
tahun ini tidak hanya sekadar menjadi kalimat optimis awal tahun tanpa arti.
Semangat!
-irtupard




Komentar
Posting Komentar