Aku tidak akan mempromosikan tulisan kali ini.
Alih-alih berbagi sesuatu yang mungkin bisa dinikmati atau bermanfaat, aku akan
mencurahkan perasaanku.
Perkuliahan sudah memasuki semester ke 7 ketika aku
menulis tulisan ini. Dalam berbagai hal, perubahan dan perbedaan cukup
membuatku terkejut. Adaptasiku yang kurang cepat, sepatu yang tidak senantiasa
dalam keadaan siap dipakai, membuatku kagok ketika pada akhirnya perubahan
terjadi tanpa jalan kembali. Meski demikian, aku tidak yakin apakah hal tersebut
yang memantik perubahan dalam diriku.
Sejak semester 1 perkuliahan, aku selalu berusaha
menjaga agar informasi yang kudapat dalam hal kehidupan kampus selalu merupakan
yang terbaru. Aku akan mengamati dan berpartisipasi. Namun, belakangan ini, justru
aku lebih sering tidak mengamati, apalagi berpartisipasi. Entah karena
gairah sebagai mahasiswa meredup akibat terpisah dari denyut kehidupan kampus
atau sebab lain.
Mode do not disturb yang baru kutemukan di
ponselku memberiku kenyamanan yang sebelumnya tidak pernah kunikmati. Kenyamanan
itu adalah kenyamanan dari tidak adanya kewajiban membaca, merespon, dan
menanggapi apapun yang muncul saat itu juga. Kenyamanan itu adalah kenyamanan
dari adanya rasa bahwa aku yang mengendalikan kapan aku akan memberikan jawaban
atau respon atas apapun yang datang kepadaku. Mungkin karena dalam dunia nyata,
rasa pengendalian tersebut tidak benar-benar ada. Ketika semester baru datang,
aku harus menghadapinya, tidak peduli siap atau tidak. Aku tidak bisa dengan mudah
menyalakan mode DND dan mengabaikan notifikasi dunia begitu saja.
Maka dari itu, maafkan aku apabila pesanmu tidak
kubalas segera, pertanyaanmu tidak terjawab sesaat setelah kautanya. Aku sedang
menikmati kenyamanan semu yang mode DND berikan padaku. Sebentar saja.
Komentar
Posting Komentar